Dunia Penerbangan Indonesia – Sejarah Singkat dan Perkembangannya

Dunia Penerbangan Indonesia – Sejarah Singkat dan Perkembangannya – Dahulu, orang – orang membutuhkan waktu yang lama untuk pergi dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini terjadi saat moda transportasi hanya tersedia lewat jalur darat dan laut saja. Akan tetapi, perjalanan transportasi menjadi sangat singkat ketika moda transportasi mulai dikembangkan melalui jalur udara dengan adanya pesawat komersial. Pesawat tersebut mampu menampung beberapa penumpang dan melintasi daratan serta lautan. Sehingga, jarak tempuh perjalanan yang biasanya harus ditempuh berhari – hari bahkan berbulan – bulan dapat ditempuh dalam hitungan jam saja. Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan dengan jumlah wilayah yang sangat luas juga membutuhkan banyak pesawat yang digunakan untuk menghubungkan pulau satu dengan yang lainnya. Selain itu, Indonesia sebagai salah satu negara yang sering dikunjungi oleh turis asing juga membuat banyak penerbangan komersial datang dan pergi. Hal inilah yang menjadikan salah satu alasan dimana Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat potensial untuk dijadikan tempat investasi di dunia penerbangan.

Membicarakan kondisi penerbangan komersial Indonesia saat ini tidak dapat lepas dari sejarah perkembangan dunia penerbangan Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda dan Jepang serta zaman Republik. Dunia penerbangan Indonesia mulai dirintis sejak zaman penjajahan Belanda tepatya pada tanggal 1 Oktober 1924. Saat itu, ada sebuah penerbangan dengan menggunakan pesawat berjenis Fokker F-VII. Penerbangan ini menghubungkan antara Amsterdam dengan Batavia yang merupakan nama Jakarta sebelumnya. Penerbangan ini diselenggarakan oleh KLM yang bekerja sama dengan perusahaan agen slot. Setelah itu, ada beberapa rute penerbangan lain yang kemudian dilakukan untuk menghubungkan antara Amsterdam dan Belanda. Perkembangan dunia penerbangan Indonesia selanjutnya dilakukan oleh KNILM. Hal ini dimulai dengan adanya penerbangan pertama yang dilakukan pada tanggal 1 November 1928 untuk menghubungkan antara Batavia dengan Semarang. Stelah itu, penerbangan kemudian dikembangkan ke beberapa kota di Indonesia yang terletak di luar Pulau Jawa seoerti Medan, Balikpapan, Denpasar, dan Palembang. Setelah itu, KNILM juga membuka penerbangan internasional dengan melakukan penerbangan menuju Singapura. Sementara itu, saat Jepang mulai menduduki Indonesia, KNILM menggunakan kewenangannya untuk menggunakan pesawat dalam proses evakuasi tentara Belanda ke luar Indonesia.

Saat pendudukan Jepang, dunia perkembangan Indonesia tidak berkembang secara signifikan. Hal ini dikarenakan dunia saat itu sedang menghadapi ancaman Perang Dunia II. Barulah setelah Indonesia meraih kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945 dan mendapatkan pengakuan dari Belanda pada tahun 1949, Indonesia dapat mulai mengambil langkah untuk mengembangkan dunia penerbangan. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan nasionalisasi terhadap KLM Interinsulair Bedrijf yang merupakan layanan penerbangan antar pulau dari Belanda. Perusahaan ini kemudian dirubah menjadi aset nasional dengan nama Garuda Indonesia yang lantas kemudian dikenal sebagai maskapai penerbangan nasional dari Indonesia.

Garuda Indonesia sebagai maskapai penerbangan nasional tidak hanya melayani penerbangan antar pulau. Akan tetapi juga melayani penerbangan internasional. Salah satunya adalah penerbangan untuk keperluan haji yang dilakukan pada tahun 1956. Setelah itu, penerbangan internasional lain yang dibuka oleh Garuda Indonesia adalah Hongkong dan disusul oleh beberapa negara yang ada di Eropa. Pemerintah Indonesia mulai menerapkan aturan baru dengan adanya regulasi kemudahan untuk membuka suatu maskapai penerbangan baru. Hal ini dilakukan untuk menarik investasi sekaligus meramaikan penerbangan komersial di Indonesia. Sehingga, ada banyak maskapai pesawat dari perusahaan swasta yang beroperasi di Indonesia dan menambah jumlah jam terbang maskapai Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *